Tampilkan postingan dengan label MTK kelas 2. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MTK kelas 2. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 November 2018

BAB 7 pengelompokan bangun Datar

A. Mengelompokkan Bangun Datar

Saat matahari bersinar, pergilah ke luar ruangan.
Amatilah bayangan benda-benda yang terkena sinar matahari.
1. Ada bayangan benda
yang berbentuk seperti di
samping.
Bentuk seperti di samping
dinamakan lingkaran.

2. Ada bayangan benda
yang berbentuk seperti di
samping.
Bentuk seperti di samping
dinamakan persegi.

3. Ada bayangan benda
yang berbentuk seperti di
samping.
Bentuk seperti di samping
dinamakan persegi pan-
jang.

4. Ada bayangan benda
yang berbentuk seperti di
samping.
Bentuk seperti di samping
dinamakan segitiga.

5. Ada bayangan benda
yang berbentuk seperti di
samping.
Bentuk seperti di samping
dinamakan jajargenjang.

6. Ada bayangan benda
yang berbentuk seperti di
samping.
Bentuk seperti di samping
dinamakan layang-layang.

7. Ada bayangan benda
yang berbentuk seperti di
samping.
Bentuk seperti di samping
dinamakan trapesium.

8. Ada bayangan benda
yang berbentuk seperti di
samping.
Bentuk seperti di samping
dinamakan belah ketupat.

B. Mengurutkan Bangun atar Berbentuk Sama
Ayo, membandingkan permukaan uang berikut!




BAB 6 pengalian bilangan

BAB 6 pengalian bilangan

A. Mengalikan Bilangan (dengan Hasil Bilangan Dua Angka)
1. Mengalikan Dua Bilangan Satu Angka
 Pak Danu pembuat sepatu yang terkenal.
Banyak yang memuji keahlian Pak Danu. Suatu hari tiga ekor kuda menuju rumah Pak Danu. Mereka ingin dibuatkan sepatu.
Dua ekor kelinci mengikuti mereka. Langkah kaki kuda dan kelinci berderap-derap. Burung-burung di dahan pohon jadi terbangun. Mereka jadi ingin dibuatkan sepatu juga oleh Pak Danu.
Dalam cerita bergambar ada tiga jenis binatang.
Ketiga jenis binatang tersebut yaitu: kuda, burung, dan kelinci.
Ada tiga ekor kuda, lima ekor burung, dan dua ekor kelinci.
Seekor kuda mempunyai empat kaki. Seekor burung mempunyai dua kaki. Seekor kelinci mempunyai empat kaki.

Banyak kaki tiga ekor kuda = 4 + 4 + 4 = 12.
Banyak kaki lima ekor burung = 2 + 2 + 2 + 2 + 2 = 10.
Banyak kaki dua ekor kelinci = 4 + 4 = 8.

Bentuk 4 + 4 + 4 dapat ditulis menjadi 3 × 4.
Bentuk 2 + 2 + 2 + 2 + 2 dapat ditulis menjadi 5 ×2.
Bentuk 4 + 4 dapat ditulis menjadi 2 × 4.

Perkalian adalah penjumlahan berulang. 2 × 3 = 3 + 3 = 6
5 × 7 = 7 + 7 + 7 + 7 + 7 = 35

2. Mengalikan Tiga Bilangan Satu Angka
Mengalikan tiga bilangan secara berurutan sama
mudahnya dengan perkalian dua bilangan. Sebagai dasar, perkalian dua bilangan harus kamu kuasai.
Hal-hal yang harus diperhatikan dalam mengalikan tiga bilangan berurutan.
a. Kalikan dua bilangan dari depan.
b. Hasilnya kalikan dengan bilangan ketiga.
Agar kamu lebih jelas, perhatikan cara


B. Membagi Bilangan Sampai 100

1. Membagi Bilangan dengan Bilangan Satu Angka
Rio mempunyai 12 kelereng. Abi dan Amir tidak mempunyai kelereng. Rio meminjamkan kelerengnya kepada Abi dan Amir. Rio membagi kelerengnya
menjadi 3 sama banyak. Berapa banyak kelereng yang diterima setiap anak?




2. Membagi Bilangan dengan Dua Bilangan Satu Angka
Amir memetik 40 buah apel. Buah apel itu dimasukkan ke dalam sejumlah kantung plastik.
Buah apel itu akan dibagikan kepada 4 tetangganya.Setiap tetangga diberi buah apel 2 kantung plastik.
Setiap kantung plastik berisi buah apel sama banyak. Berapa banyak apel dalam tiap kantung plastik?

C. Melakukan Pengerjaan Hitung Campuran
banyak baris kursi = 6
banyak kursi tiap baris = 8
kursi yang rusak = 2
kursi yang tidak rusak = 6 × 8 – 2 = 48 – 2 = 46
Jadi, kursi yang tidak rusak 46 buah.
Aturan berikut harus diperhatikan dalam pengerjaan hitung campuran.
Urutan yang harus dikerjakan:
a. pengerjaan dalam tanda kurung;
b. perkalian atau pembagian dikerjakan lebih dahulu daripada penjumlahan atau pengurangan;
c. perkalian atau pembagian (urut dari depan); dan
d. penjumlahan atau pengurangan (urut dari depan). Nah, sekarang perhatikan pengerjaan hitung campuran berikut.

BAB 5 pengukuran waktu

BAB 5 pengukuran Waktu

PENGUKURAN WAKTU
A. Membaca Jam
Masih ingatkah kamu pelajaran di Bab II? Dalam Bab II kamu telah mempelajari cara membaca jam.
Perhatikan beberapa contoh berikut.

B. Menghitung Lama Waktu
Ayah, ibu, Ira, dan Odi sedang membersihkan kandang. Kandang mulai dibersihkan pada pukul 08.00.

BAB 4 Penjumlahan dan Pengurangan

BAB 4 penjumlahn dan pengurangan

A. Menggunakan Tanda Penjumlahan dan

Pengurangan

1. Membaca dan Menggunakan Tanda +, –, dan =
Di kelas 1 kamu telah mempelajari tanda penjumlahan, yaitu +.
Tanda + dibaca: ditambah.
Dalam kehidupan sehari-hari, banyak kata yang dapat menggunakan tanda +.
Perhatikan beberapa contoh berikut.
a. Di dalam wadah terdapat 3 mangga. Ayah        menambahkan 2 mangga ke dalam wadah  tersebut.
b. Didi mempunyai 4 buku cerita. Esok harinya Didi  diberi lagi 2 buku cerita.
c. Di taman ada 5 anak yang sedang bermain.
    Kemudian datang lagi 3 anak. Kata-kata menambahkan, diberi lagi, dan datang lagi dapat digunakan tanda +. Kata-kata lain yang dapat menggunakan tanda + misalnya dikumpulkan, membeli lagi, dan digabungkan.
Tiga contoh di atas dapat dituliskan ke bentuk penjumlahan berikut.
a. 3 + 2 (dibaca: tiga ditambah dua)
b. 4 + 2 (dibaca: empat ditambah dua)
c. 5 + 3 (dibaca: lima ditambah tiga)
Di kelas 1 kamu juga telah mempelajari tanda pengurangan, yaitu –.Tanda – dibaca: dikurangi. Banyak kata yang dapat disimbolkan dengan tanda –.
Perhatikan beberapa contoh berikut.

a. Bobi mempunyai 7 buah rambutan.

3 buah rambutan diberikan kepada Nana.

b. Di dalam kulkas ada 8 butir kentang.

5 butir kentang diambil oleh ibu.

c. Di dahan pohon ada 5 ekor burung.

3 ekor burung terbang dari pohon itu.
Kata-kata diberikan kepada, diambil, dan terbang dapat diberi
tanda dengan –. Kata-kata lain yang dapat diberi tanda dengan – misalnya dipinjam, diminta, pergi, dan lari.
Tiga contoh a, b, dan c di atas dapat dituliskan ke bentuk pengurangan berikut.
a. 7 – 3 (dibaca: tujuh dikurangi tiga)
b. 8 – 5 (dibaca: delapan dikurangi lima)
c. 5 – 3 (dibaca: lima dikurangi tiga)
B. Menjumlahkan

1. Menjumlahkan Tanpa Menyimpan


Di dalam keranjang hitam ada 134 buah rambutan.
Di dalam keranjang merah ada 123 buah rambutan.
Berapa banyak buah rambutan seluruhnya?
Ayo, menghitungnya dengan cara bersusun!

C. Mengurangkan
1. Mengurangkan Tanpa Meminjam

Toko Bu Ameng menjual 264 butir telur. 121 butir telur ayam dan sisanya telur itik. Berapa butir banyak telur itik di toko Bu Ameng? 264 – 121 =

2. Mengurangkan dengan Meminjam

Pak Banu akan menjual 226 ekor ayam.
73 ekor ayam sudah terjual.bBerapa banyak ayam yang belum terjual? Ayo, menghitung banyak ayamnya!
226 – 73 =

BAB 3 alat pengukur panjang dan berat

BAB 3 alat pengukur panjang dan berat



A. Mengukur Panjang Benda
 alat ukur panjang berikut.





Satuan ukuran panjang baku:
a.       sentimeter sering disimbolkan dengan cm
b.      meter sering disimbolkan dengan m
Bagaimana cara mengukur panjang dengan penggaris?





Perhatikan berbagai macam alat ukur panjang berikut.

Panjang, tinggi, dan lebar benda dapat diukur dengan penggaris atau meteran.
Hasil pengukuran itu dinyatakan dengan satuan ukuran panjang baku, yaitu sentimeter (cm) atau meter (m).



B. Mengukur Berat Benda
Dalam kehidupan sehari-hari, berat benda
dinyatakan dalam satuan kilogram (kg),ons (hektogram (hg)), dan gram (g).
1 ons = 100 gram
1 kg = 1.000 gram
1 kg = 10 ons
Berat beras, gula, tepung, kue, sayur-mayur, telur, dan buah-buahan umumnya menggunakan satuan kilogram dan ons. Satuan ukuran berat gram biasa digunakan untuk emas, kertas, dan obat-obatan.


BAB 2 Mengenal bilangan 100 sampai 500

BAB 2 Mengenal bilangan 100 sampai 500

. Mengenal Bilangan 100 Sampai 500

1. Membaca Bilangan
Ada sembilan puluh sembilan ikan di dalam kolam. Jika ditambah satu ikan, berapa banyak ikan semuanya?
Bilangan setelah bilangan 99 adalah 100. Bilangan 100 dibaca seratus. Perhatikan contoh cara membaca bilangan berikut.

2. Membandingkan Bilangan
Dua bilangan dapat dibandingkan. Tanda sama dengan (=) menunjukkan kedua bilangan sama besar. Tanda ketidaksamaan (< atau >)
menunjukkan kedua bilangan tidak sama besar. Mari membandingkan bilangan-bilangan berikut.


B. Mengurutkan Bilangan

1. Mengurutkan Bilangan
Perhatikan gambar vas berisi bunga berikut. Gambar vas bunga ini diurutkan dari yang berisi bunga paling sedikit. Coba, hitunglah banyak bunga dalam setiap vas.

Mengurutkan bilangan dapat dilakukan dengan membandingkan-nya dahulu. Misalnya, mengurutkan bilangan 234, 423, dan 243. Caranya dengan membandingkan tiap pasang bilangan seperti berikut.

a. 234 dibandingkan dengan 423, hasilnya 234 kurang dari 423.
b. 234 dibandingkan dengan 243, hasilnya 234 kurang dari 243.
c. Dari hasil a dan b, berarti 234 yang terkecil di antara ketiga bilangan tersebut.
d. 423 dibandingkan dengan 243, hasilnya 423 lebih dari 243.
Kesimpulan:
234 yang terkecil dan 423 yang terbesar. Jadi, urutan dari yang terkecil 234, 243, dan 423. Atau urutan dari yang terbesar 423, 243, dan 234.

2. Menyebutkan Bilangan Genap dan Bilangan Ganjil

Perhatikan bahwa:
a. bilangan-bilangan ganjil berakhir dengan angka, 1, 3, 5, 7,
atau 9; dan
b. bilangan-bilangan genap berakhir dengan angka 0, 2, 4, 6,atau 8.

BAB 1 bilangan bilangan-bilangan

MTK BAB1 menghitung bilangan-bilangan




A.   Bilangan Cacah
Hari itu Bayu berkunjung ke rumah paman.Bayu melihat kolam ikan ditemani Didi.Didi adalah anak pamannya.
Paman mempunyai dua kolam ikan.Kolam-kolam tersebut berisi ikan koi.Kolam itu terletak di depan rumah dan di samping rumah. Kolam di depan rumah berisi 12 ekor ikan koi. Kolam di samping rumah berisi 22 ekor ikan koi. Kolam mana yang berisi ikan lebih banyak?


1. Membandingkan Bilangan Sampai 99
 

Sekarang perhatikan gambar kelompok benda berikut.
Berapa banyak gambar buah pisang?
    Berapa banyak gambar buah salak?
Berapa banyak gambar sendok?
Berapa banyak gambar gelas?
Berapa banyak gambar kapur tulis?
Berapa banyak gambar pensil?

Ada cara mudah menghitung banyak benda lebih dari 10. Kelompokkan benda-benda itu sepuluh-sepuluh terlebih dahulu. Perhatikan contoh berikut.

Ada 2 puluhan dan 3 satuan.
2 puluhan + 3 satuan = 23 (dibaca: dua puluh tiga)
20 + 3 = 23

4 puluhan + 5 satuan = 45 (dibaca: empat puluh lima)
40 + 5 = 45

B. Menjumlahkan dan Mengurangkan
1. Menjumlahkan
Coba perhatikan jari-jari tanganmu.
Berapa banyak jari di tangan kiri?
Berapa banyak jari di tangan kanan?
Berapa jumlah jari di kedua tanganmu?

 
  2. Pengurangan
  


  

Selasa, 13 November 2018

Materi Pembelajaran IPA kelas 2 SD/MI Tempat Hidup Makhluk Hidup





Makhuk hidup yang ada di muka bumi ini membutuhkan tempat hidup. Setiap makhluk hidup mempunyai tempat hidup yang berbeda-beda. Ada yang hidup di darat dan ada yang hidup di air, bahkan ada yang hidup di darat dan di air. Tempat hidup makhluk hidup disebut habitat. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang tempat hidup makhluk hidup.

A. Tempat Hidup Hewan
Berdasarkan tempat hidupnya, hewan dapat dikelompokkan menjadi tiga. Hewan yang hidup di darat contohnya adalah kuda, semut, burung. Hewan yang hidup di air misalnya ikan, cumi-cumi, kepiting. Hewan yang hidup di darat dan air contohnya adalah katak.

1. Hewan yang Hidup di Air
Apakah kalian mempunyai akuarium? Hewan apakah yang ada di dalam akuarium? Hewan yang ada di akuarium ialah ikan. Di manakah ikan dapat hidup? Ikan adalah hewan yang dapat hidup di air. Jika ikan dipindahkan ke tanah, ikan tersebut akan mati. Ikan yang hidup di air sangat beragam jenisnya.  Ikan hiu dapat hidup di air asin. Jadi, tempat hidup hiu ialah di laut. Adapun ikan lele hidup di kolam atau di sungai. Lele dapat hidup juga di danau. Jadi, lele hidup di air tawar. Tahukah kalian tempat hidup ikan bandeng? Bandeng hidup di air payau. Air payau adalah air yang berada diantara pertemuan antara air laut dan air tawar.
   
Adakah hewan lain yang hidup di air selain ikan? Kepiting, udang, dan gurita dapat hidup di air.
   

2. Hewan yang Hidup di Darat
Selain di air, ada juga hewan yang hidupnya di darat. Contohnya, di atas tanah. Jenis hewan yang hidup di atas tanah beragam jenisnya. Contohnya sapi, domba, dan kuda.
   
Pernahkah kalian menggali tanah di pekarangan rumahmu? Hewan apa yang kalian temukan? Kalian akan melihat cacing di dalam tanah. Cacing tanah membuat tanah menjadi gembur. Jangkrik dan tikus juga termasuk hewan yang tinggal di dalam tanah.
   
Ada tempat lain yang menjadi tempat hidup hewan. Misalnya, di pohon. Pohon merupakan tempat hidup bagi burung dan kelelawar. Adapun kutu dapat hidup di tubuh makhluk hidup lain. Contohnya, kutu yang hidup di kepala manusia.
   

3. Hewan yang Hidup di Darat dan Air
Apakah kalian tahu bahwa ada hewan yang hidup di darat dan air? Katak adalah hewan yang hidup darat dan di air. Adakah hewan lain yang tempat hidupnya di darat dan air?


B. Tempat Hidup Tumbuhan
1. Tumbuhan yang Hidup di Air
Teratai adalah contoh tumbuhan yang hidupnya di air. Teratai hidup terapung di atas air. Daun yang lebar dan akarnya terendam dalam air. Selain teratai, tumbuhan yang hidup di air adalah eceng gondok.
 

2. Tumbuhan yang Hidup di Darat
Banyak sekali tumbuhan yang hidup di darat. Ada yang tumbuh di ladang. Ada yang tumbuh di sawah. Ada yang tumbuh di kebun. Ada juga yang tumbuh di hutan. Pohon buah-buahan seperti pisang hidup di darat. Kaktus adalah tumbuhan yang hidup di tanah yang kering. Kaktus hidup di tempat yang udaranya panas. Batang kaktus berwarna hijau dan berduri. Duri pada batang kaktus adalah daun. Berbeda dengan kaktus, padi adalah contoh tumbuhan yang hidup di sawah. Sawah adalah tempat yang basah.
     

3. Tumbuhan yang Hidup Menempel
Tumbuhan yang hidup di darat, tidak hanya di tanah. Ada juga tumbuhan yang hidup menempel di tempat lain. Contohnya, di batu dan di tumbuhan lain. Tanduk rusa, anggrek, benalu dan tali putri adalah tumbuhan yang hidupnya menempel di tumbuhan lain. Tanduk rusa dan anggrek menempel pada pohon besar. Daun tumbuhan tanduk rusa bentuknya seperti tanduk rusa. Anggrek mempunyai warna bunga yang bermacam-macam. Tanduk rusa dan anggrek termasuk tumbuhan yang tidak merugikan tumbuhan yang ditumpangi karena tanduk rusa dan anggrek membuat makanan mereka sendiri.
Tumbuhan lain yang menempel pada tumbuhan lain adalah benalu dan tali putri. Benalu sering kita lihat menempel di pohon mangga atau pohon jambu.  Talu putri tidak memiliki daun. Tali putri bentuknya seperti mi kuning. Tali putri menempel pada tanaman pagar. Benalu dan tali putri mengambil makanan dari pohon yang ditumpangi.